Agustinus Pandaka; Topografi Yang Curam Menyulitkan Penyemprotan

  • Bagikan
Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Agustinus Pandaka Berpose Bersama Rihimeha A. Praing Kadis Kominfo Usai Memberikan Keterangan Pers.
Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Agustinus Pandaka Berpose Bersama Rihimeha A. Praing Kadis Kominfo Usai Memberikan Keterangan Pers.

TAMBOLAKA, TIMES Nusa Tenggara Timur | Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Agustinus Pandaka mengaku tantangan yang dihadapi ketika melakukan penyemprotan hama belalang jenis kumbara di Desa Danga Mangu kecamatan Wewewa Timur karena topografi wilayah yang curam.

Topografi desa diatas gunung yang curam memang menyulitkan para tim Satgas ketika melakukan penyemprotan karena belalang kumbara hidup diatas pohon dan batang bambu yang tinggi. Selain itu karena alat semprot yang selangnya terbatas tidak Panjang.

Klik dan baca juga:  Bupati SBD: Angka Kemiskinan Saat Ini Mencapai 28 Persen di Kabupaten SBD

“topografi yang curam menyulitkan para tim untuk membasmi hama belalang ini, seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Bupati bahwa jumlahnya sudah sangat berkurang dan sisa-sisanya terus dimaksimalkan untuk dibasmi” jelas Agustinus Pandaka Selasa (03/08/21) dilokasi Danga Mangu.

Seperti yang disaksikan oleh TIMES Nusa Tenggara Timur, sejumlah tim satgas dengan memikul alat semprot yang telah terisi air obat melakukan penyemprotan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Menggunakan APD lengkap tim satgas berjalan diatas jalan yang licin, terus melakukan penyemprotan.

Klik dan baca juga:  Video Durasi 19 Detik Oknum Kepala Dusun Berbuat Mesum

Sementara itu Wakil Bupati, Marthen Kristian Taka yang mendampingi Bupati SBD mengaku bahwa sudah lima desa yang dilakukan penyemprotan sesuai tempat kloni belalang kumbara.

“Sebelumnya telah dilakukan penyemprotan di Desa Eka Pata, Desa Kadi  Wanno, Desa Maliti Dari, Desa Tebatana dan Desa Danga Mangu” ungkap Wakil Bupati menjelaskan.

  • Bagikan